Kreatif, Inovatif, Ceria
MUARA WAHAU – Dalam upaya membangun kedisiplinan, keteladanan, dan karakter pendidik untuk mendukung pembelajaran yang mendalam, Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) SMAN 2 Muara Wahau menggelar kegiatan penguatan Wawasan Kebangsaan, Bela Negara, dan Peraturan Baris Berbaris (PBB).
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, mulai Rabu hingga Kamis (10–11 Juni 2026) ini, diselenggarakan di Gedung Serba Guna Desa Wansari, Kecamatan Muara Wahau. Dalam pelaksanaannya, SMAN 2 Muara Wahau menggandeng perwakilan dari Koramil Muara Wahau sebagai instruktur dan pemateri langsung.
Selama kegiatan berlangsung, seluruh guru dan staf kependidikan mendapatkan materi PBB yang disesuaikan dengan aturan militer. Pelatihan dibagi menjadi dua sesi utama untuk memastikan materi terserap secara maksimal.
Pada hari pertama (Rabu), peserta dibekali dengan teori dasar baris-berbaris, wawasan kebangsaan, serta pemahaman komprehensif mengenai bela negara. Memasuki hari kedua (Kamis), seluruh peserta langsung turun ke lapangan untuk mempraktikkan teori yang telah didapatkan guna memperkuat fisik, mental, dan kekompakan tim.
Kepala SMAN 2 Muara Wahau, Gunadi, S.Pd., M.M., menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi momen penting untuk menyegarkan kembali pemahaman dasar kewarganegaraan yang mulai luntur seiring waktu.
"Tujuan dari kegiatan ini salah satunya untuk memberikan pemahaman wawasan kebangsaan, bela negara, dan yang paling utama (kedisiplinan) bagi para guru dan tenaga kependidikan di SMAN 2 Muara Wahau. Yang kedua, untuk mendukung kegiatan pembelajaran di sekolah karena saat ini banyak di antara kita yang sudah agak lalai dan lupa tentang wawasan kebangsaan. Harapannya setelah kegiatan ini bisa diimplementasikan dalam kehidupan maupun dalam pembelajaran," ujar Gunadi.
Pelatihan ini tidak hanya memberikan penyegaran ilmu baru bagi para guru, tetapi juga mempererat hubungan antar-instansi di wilayah Muara Wahau.
Hakim Al-Aziz, S.Pd., salah satu guru yang mengikuti pelatihan, menyatakan rasa antusiasnya terhadap materi yang diberikan oleh pihak Koramil. Menurutnya, perkembangan zaman menuntut guru untuk terus memperbarui pengetahuan, termasuk dalam aspek kedisiplinan dan kerja sama tim.
"Kegiatan ini sangat bermanfaat sekali bagi kami karena dapat meng-upgrade ilmu yang baru. Mungkin selama ini sudah cukup puas dengan ilmu yang telah dimiliki, tetapi dengan berkembangnya zaman, mungkin ada pembaruan yang belum kita ketahui, maka di sini sangat penting untuk kita ketahui. Sekaligus kegiatan ini melatih kerja sama kita antara sektor pendidikan dan militer. Semoga kerja sama ini dapat melebar di sektor lain," ungkap Hakim.
Di sisi lain, perwakilan Koramil Muara Wahau, M. Ali, berharap agar ilmu yang sudah dibagikan dalam pelatihan dua hari ini tidak berhenti di lingkup guru saja, melainkan dapat diteruskan secara berantai kepada para murid di sekolah.
"Mudah-mudahan apa yang kami berikan dan kami lakukan dapat diterima dan disampaikan kembali kepada siswa-siswi SMAN 2 Muara Wahau. Semoga kegiatan ini bisa bermanfaat bagi SMAN 2 Muara Wahau," pungkas M. Ali di akhir kegiatan.
Dengan selesainya kegiatan ini, GTK SMAN 2 Muara Wahau diharapkan siap membawa semangat baru, kedisiplinan tinggi, dan nilai-nilai nasionalisme yang kuat ke dalam ruang-ruang kelas demi mencetak generasi muda yang berkarakter.