Kreatif, Inovatif, Ceria
Muara Wahau — Seluruh kelas X, XI, dan XII bersama seluruh Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) SMAN 2 Muara Wahau mengikuti upacara bendera memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Pramuka pada Jumat (14/8/2026). Kegiatan yang berlangsung di lapangan utama sekolah tersebut berjalan lancar, tertib, dan khidmat dari awal hingga selesai.
Sejak pagi, ratusan peserta didik berbaris rapi mengenakan seragam pramuka lengkap. Kehadiran jajaran GTK serta Kepala SMAN 2 Muara Wahau menegaskan komitmen sekolah dalam membina karakter peserta didik melalui nilai-nilai kepanduan di wilayah Kutai Timur ini.
Kendati demikian, fokus utama peringatan kali ini tidak hanya berhenti pada seremoni pengibaran bendera Merah Putih. Di balik barisan yang rapi, amanat upacara menghadirkan pesan tajam dan reflektif yang ditujukan langsung kepada seluruh anggota Pramuka, khususnya para Penegak Bantara.
Dalam amanatnya, pembina upacara menyoroti pentingnya menyelaraskan pemahaman teori kepramukaan dengan perilaku sehari-hari di lingkungan sekolah. Predikat Bantara dinilai harus mencerminkan teladan nyata, bukan sekadar simbol tingkatan atau hafalan Kode Kehormatan belaka.
"Sebagai Bantara, jangan hanya tahu teorinya saja tetapi praktiknya tidak ada. Sangat disayangkan jika masih ada yang sering berkata kasar, memanggil nama orang tua teman, hingga membuang sampah sembarangan," tegas pembina saat menyampaikan amanat di hadapan ratusan peserta upacara.
Teguran konstruktif tersebut menyasar kebiasaan-kebiasaan kecil yang masih sering diabaikan siswa, seperti etika berkomunikasi antar sesama rekan dan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan sekolah. Sekolah berharap momen peringatan ini menjadi titik balik bagi seluruh siswa SMAN 2 Muara Wahau untuk menginternalisasi nilai Dasadharma dalam tindakan nyata.
Peringatan HUT Pramuka di SMAN 2 Muara Wahau pun diakhiri dengan penutupan barisan yang tertib. Pesan moral yang disampaikan dalam amanat tersebut diharapkan dapat membentuk karakter siswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan kesantunan etika dalam kehidupan sehari-hari.