Kreatif, Inovatif, Ceria
MUARA WAHAU, 8 September 2026 — Dalam upaya memperkuat literasi keuangan serta menanamkan rasa bangga terhadap mata uang nasional sejak dini, Perwakilan Bank Indonesia (BI) menggelar kegiatan sosialisasi edukatif bertajuk BI Mengajar / BI Go to School di SMA Negeri 2 Muara Wahau pada Selasa (8/9). Acara yang berlangsung khidmat sekaligus interaktif di Mushola SMAN 2 Muara Wahau ini diikuti oleh perwakilan siswa-siswi dari kelas X, XI, hingga XII.
Membawa misi edukasi nasional, sosialisasi ini hadir untuk membekali para siswa dengan pemahaman mendalam seputar kebanksentralan, pengelolaan keuangan cerdas, hingga kewaspadaan terhadap maraknya kejahatan finansial di era digital.
Fokus utama dari kegiatan ini menyoroti gerakan Cinta, Bangga, Paham (CBP) Rupiah. Dalam pemaparannya, narasumber dari Bank Indonesia menegaskan bahwa Rupiah bukan sekadar alat transaksi sehari-hari, melainkan identitas dan simbol kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Edukasi CBP Rupiah ini dikemas dalam tiga pilar utama:
Cinta Rupiah: Mengedukasi siswa cara mengenali keaslian uang Rupiah serta tata cara merawatnya agar tidak cepat rusak.
Bangga Rupiah: Menanamkan kesadaran bahwa Rupiah adalah simbol kedaulatan bangsa yang mempersatukan ekonomi di seluruh pelosok nusantara.
Paham Rupiah: Mengajarkan cara mengelola uang secara bijak, mengutamakan kebutuhan daripada keinginan, serta memahami fungsi-fungsi pembayaran.
Mengingat tingginya interaksi remaja dengan dunia digital, Tim BI juga memberikan pembekalan terkait literasi keuangan digital. Para peserta diperkenalkan pada kemudahan dan keamanan sistem pembayaran non-tunai berbasis Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) yang kini makin luas digunakan.
Tidak hanya dorongan bertransaksi non-tunai, sosialisasi ini juga memberikan benteng perlindungan diri bagi para siswa dari bahaya kejahatan finansial modern. Materi pencegahan difokuskan pada bahaya jebakan pinjaman online (pinjol) ilegal, judi online, serta berbagai bentuk penipuan digital yang makin marak mengintai usia produktif.
Meski bertema materi keuangan, suasana sosialisasi berjalan jauh dari kata kaku. Rangkaian acara yang diisi dengan ice breaking segar berhasil mencairkan suasana dan menjaga fokus para siswa.
Antusiasme peserta melonjak drastis saat memasuki sesi tanya jawab. Para perwakilan siswa saling berpacu mengajukan pertanyaan kritis dan menjawab tantangan seputar materi kebanksentralan. Sebagai bentuk apresiasi atas keberanian dan ketangkasan siswa, pihak Bank Indonesia membagikan berbagai souvenir menarik, mulai dari tas sekolah, tumbler eksklusif, hingga payung.
Kehadiran program BI Mengajar di SMA Negeri 2 Muara Wahau menjadi langkah nyata dalam membentuk karakter siswa yang mandiri, bijak, dan aman secara finansial. Harapannya, pengetahuan yang didapat para perwakilan siswa hari ini tidak berhenti di tempat acara, melainkan dapat ditularkan kepada rekan sejawat, keluarga, dan lingkungan sekitar demi mewujudkan generasi Indonesia yang cerdas finansial.
Tim Humas, Kreatif, Inovatif, Ceria